Kamis, 11 Mei 2017

Sang Pendusta

ialah pendusta yang ingkar
terhadap perkataannya
berkata bila tak ada rasa maka sudah
namun apa mau dikata

bermula dari tatap
awalnya hanya bertemu setelahnya ada lebih
berjanji berkata jujur ternyata dusta
hingga membuat rona marah

sampai akhirnya ada laku pendusta
membuat rona murka

rona yang awalnya menaruh rasa
kini dibuatnya kecewa
tak lagi ada kata buat pendusta
dan pintu itu kini tertutup rapat

maaf tak ada guna apalagi cara
semua yang dilakukan pendusta
tak mampu buatnya tertawa

Rona tetap bergeming, dingin dan hening

Pendusta
ia pikir ia dewasa
hingga mampu menahan rasa
namun itu salah

Pendusta
kini terjebak dalam kata-kata yang dibuatnya
Pendusta tak lagi kuasa menahan rasa
walau tau rona telah berbeda



Tidak ada komentar:

Posting Komentar